Home > Bursa Transfer, Opini > Datangkan Pazienza, Juve Surplus Gelandang Bertahan

Datangkan Pazienza, Juve Surplus Gelandang Bertahan

Kedatangan Michaele Pazienza yang dikontrak secara gratis dari Napoli membuat stok gelandang bertahan yang dimiliki Juventus menjadi berlebihan. Saat ini, Juventus memiliki tiga gelandang bertahan sekaligus setelah sebelumnya mereka juga telah memiliki Felipe Melo dan juga Mohammed Sissoko.

Secara pribadi, saya melihat Juventus melakukan langkah yang tidak perlu dengan merekrut Pazienza. Dengan Sissoko dan Melo yang sudah tersedia pada posisi yang sama, penambahan gelandang bertahan hanya akan merupakan pemborosan pemain dan juga anggaran gaji yang harus dikeluarkan.

Jika juventus akan kembali menggunakan formasi 4-4-2, posisi sayap kanan dipastikan akan menjadi milik Milos Krasic.  Pertanyaannya adalah siapa yang akan menyisi pos sayap kiri. Posisi itu selama ini menjadi milik Marchisio. Namun, ia bukan merupkan gelandang dengan posisi natural di sebelah kiri, tapi lebih sebagai gelandang tengah. Katakanlah Juventus berhasil mendapat sayap kiri yang berkualitas, sepertinya Marchisio akan kembali digeser ke tengah, posisi aslinya.

Jika scenario itu terwujud, maka Juventus memiliki lima gelandang yang akan bersaing mendapatkan dua tempat utama di lini tengah Juventus. Satu posisi mungkin akan dikunci oleh Andrea Pirlo, maka  empat gelandang lainnya akan memperebutkan satu posisi yang tersisa. Masalahnya, mengingat kualitas yang mereka punya, seharusnya nama-nama seperti Marchisio, Melo, serta Sissoko adalah pemain yang harus mendapatkan tempat reguler dalam timnya.

Kondisi ini akan diperparah jika Alberto Aquilani tetap dipertahankan. Tambah lagi, jika Lassana Diarra jadi didatangkan dari Real Madrid tanpa dibarter dengan gelandang bertahan Juventus lainnya. Belum lagi jika Tiago Mendes kembali dari Atletico Madrid tanpa dilego oleh Juventus.

Dengan skenario seperti ini, Juventus harus melakukan pembenahan di lini tengahnya. Terlalu gemuknya stok pemain yang tersedia dalam satu posisi yang sama dapat mengakibatkan kondisi yang tak harmonis dalam ruang ganti. Konon lagi, pemain yang bertumpuk itu memiliki kualitas yang dapat dikatakan hampir setara.

Dengan kondisi yang seperti ini, opsi mengembalikan Aquliani ke Liverpool, melego Tiago ke Atletico, serta meminjamkan Pazienza ke klub lain mungkin akan menjadi keputusan terbaik.

Categories: Bursa Transfer, Opini
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: